Infrastucture Monitoring Menggunakan Zabbix (Part. 1)

Pembahasan kali ini berawal dari adanya kebutuhan untuk memonitor infrastruktur yang ada didalam Datacenter. Awalnya agak sulit, karena begitu banyak tools yang disediakan di internet.

Setelah melakukan survey dan mencari informasi lebih dalam mengenai monitoring tools. Ada satu tools yang cukup menarik perhatian buat saya yaitu Zabbix. Suatu aplikasi web base under linux yang tentunya open source dan mudah untuk di costum.

Berikut ini beberapa kelebihan Zabbix :

  1. Open source
  2. Berjalan di atas linux dan tentunya open source juga
  3. Instalasi baik untuk server maupun agent sangat mudah dan cepat
  4. Aplikasi bersifat web base sehingga mudah diakses dari mana saja
  5. Ringan karena tidak terlalu banyak memakan resource (CPU, Memory dan HDD)
  6. Penggunaan sangat user friendly dan mudah di-costum sesuai dengan kebutuhan
  7. Tampilan pada graph maupun screen sangat dinamis dan sangat informatif
  8. Adanya fitur alert baik berupa email maupun sms
  9. Adanya SLA IT Services untuk mengukur seberapa lama suatu problem bisa teratasi
  10. Support untuk SNMP pada perangkat seperti UPS, Printer dan Switch.

1. Untuk Zabbix yang akan saya bahas kali ini yaitu Zabbix Appliance versi 3.2. Installer untuk server dan agent bisa download pada link http://www.zabbix.com/download.

2. Kemudian jalankan installer Zabbix Appliance server. Maka akan keluar tampilan sebagai berikut.

Zabbix

Pilih Install Ubuntu Server with Zabbix server (MySQL).

3. Proses instalasi akan berjalan otomatis.

Zabbix

4. Pada saat proses berjalan, maka akan ada info mengenai konfigurasi IP untuk Zabbix Server. Pilih Continue.Zabbix

5. Pilih Configure network manuallyZabbix

6. Kemudian masukkan IP Address, Subnet Mask, Gateway dan DNS.

ZabbixZabbixZabbixZabbix

7. Setelah klik Continue, maka akan berjalan proses selanjutnya seperti tampilan berikut.ZabbixZabbixZabbixZabbix

8. Jika proses instalasi Zabbix selesai, maka akan ada tampilan login seperti berikut.

Zabbix

9. Masukkan username : appliance dan password : zabbix. Tekan Enter. Agar proses konfigurasi bisa dijalankan secara administrator. Maka jalankan perintah sudo su seperti tampilan berikut ini.

Zabbix

10. Secara default, zona waktu pada Zabbix server ini masih mengarah ke Eropa. Untuk itu perlu kita ubah ke zona Asia/Jakarta. Dengan menjalankan perintah sudo dpkg-reconfigure tzdata seperti berikut.

Zabbix

11. Maka akan ada tampilan seperti berikut.Zabbix

12. Pilih Asia selanjutnya Jakarta.

ZabbixZabbix

13. Setelah selesai pilih Time zone, maka akan keluar info Current default time zone seperti tampilan berikut.Zabbix

14. Untuk time zone masih ada satu langkah lagi yang perlu di konfigurasi yaitu kita tambahkan sedikit script di file zabbix.conf. Sebelum mengeksekusi file tersebut, kita jalankan script apt-get install nano.

Zabbix

15. Kemudian buka file zabbix.conf dengan menjalankan script sebagai berikut.

Zabbix

16. Tampilan script zabbix.conf. Terlihat timezone masih di Europe/Riga.

Zabbix

17. Ubah Europe/Riga menjadi Asia/Jakarta. Tekan control X kemudian ketik Y.

Zabbix

ZabbixZabbix

18. Kemudian restart services Zabbix server dengan menjalankan script sebagai berikut.

Zabbix

19. Tahap selanjutnya yaitu melakukan konfigurasi agar waktu pada Zabbix server sesuai dengan waktu di hardware dengan menginstall ntp server menggunakan script sebagai berikut.

Zabbix

20. Buka file ntp.conf agar kita bisa mengubahnya sesuai dengan ntp Indonesia dengan menggunakan script sebagai berikut.

Zabbix

21. Ubah ntp pada 4 baris server pada file ntp.conf seperti tampilan berikut.

Zabbix

Jika sudah di edit, tekan control X dan ketik Y.

22. Selanjutnya jalankan script hwclock -r dan hwclock -w seperti tampilan berikut.

Zabbix

23. Untuk mencoba akses ke web Zabbix, masukkan ipaddress/zabbix. Maka akan keluar tampilan berikut.

Zabbix

24. Masukkan username : Admin dan password : zabbix

Zabbix

25.   Tampilan Zabbix setelah login.

Zabbix

Dengan demikian proses instalasi untuk Zabbix server sudah selesai. Tahap selanjutnya adalah melakukan instalasi pada agent dan menambahkannya kedalam host yang akan dimonitor oleh Zabbix.

Advertisements

2 thoughts on “Infrastucture Monitoring Menggunakan Zabbix (Part. 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s