Instalasi Kaspersky Security Center Administration Server

Pada pembahasan kali ini, saya akan coba jelaskan mengenai antivirus. Sesuai dengan judul, antivirus yang akan kita bahas yaitu Kaspersky Security Center for Business – Advanced. Mengapa saya pilih versi advanced? karena versi tersebut termasuk yang cukup komplit dengan adanya :

  • Enkripsi Data Dengan Teknologi yang Tinggi
  • Konfigurasi dan Manajemen Sistem
  • Anti-Malware dari tipe Endpoint Security for Business yang cukup kuat
  • Mobile Deployment dan sekuritas untuk smartphone dan tablet PC

Berikut ini ada sekilas pengalaman yang saya dapatkan mengenai penggunaan Kaspersky Security Center for Business – Advanced :

  1. Proses instalasi untuk administration server (console) cukup mudah
  2. Proses instalasi Kaspersky antivirus dan network agent (push install) ke client cukup mudah dan cepat
  3. Apabila di PC client tersebut sudah ada antivirus lain, kaspersky secara otomatis akan menghapus dan diinstall Kaspersky antivirus yang baru.
  4. Resource  memory yang dibutuhkan untuk client tidak terlalu tinggi (50-70 MB)
  5. Manajemen policies cukup mudah dalam mengatur Antivirus Protection, Firewall dan Aplication Setting
  6. Penggunaan password admin untuk menghindari “Disable protection, uninstall antivirus, disable policy” yang mungkin bisa dilakukan oleh user
  7. Proses update antivirus bisa dijadwalkan sesuai dengan kebutuhan
  8. Secara otomatis akan terintegrasi dengan Active Directory
  9. Adanya fitur WSUS (Windows Server Update Service) yang sudah terintegrasi dengan KSC (optional)
  10. Adanya fitur untuk menangkap informasi mengenai spesifikasi hardware dan software pada PC client yang sudah terinstal Kaspersky antivirus.
  11. Apabila proses push install gagal, KSC menyediakan folder sharing khusus untuk Installer Package, dan bisa juga di email utk di install di PC Client.

Untuk lebih jelasnya, saya akan coba jelaskan step by step proses Instalasi Kaspersky Security Center for Business – Advanced.

  1. Jalankan installer Kaspersky Security Center.1
  2. Pilih package yang mau di extract.2
  3. Tentukan lokasi penyimpanan file yang akan di extract.3
  4. Masuk ke folder C:\KASPERSKY\Server\ .Kemudian jalankan Kaspersky Security Center.msi. Klik Next.4
  5. License Agreement. Centang I Accept the terms of the License Agreement. Klik Next5
  6. Untuk Installation type, pilih Custom. Klik Next.6
  7. Pada menu customer setup centang pada Mobile devices support, disiapkan untuk perankat mobile jika dibutuhkan. Klik Next.7
  8. Tentukan jumlah PC Client yang akan menggunakan Kaspersky Antivirus. Pilih 100 to 1,000 coomputers in the network. Klik Next.8
  9. Untuk Account, bisa menggunakan secara default. Klik Next9
  10. Pilih database server yang akan digunakan. Disarankan menggunakan Microsoft SQL Server. Klik Next.10
  11. Pada connection settings, pilih Instal Microsoft SQL Server 2008 R2 Express SP2 (Recommended). Klik Next11
  12. Untuk login ke SQL Server, gunakan Microsoft Windows Authentication Mode. Klik Next.12
  13. Tentukan lokasi folder yang akan di sharing untuk menyimpan Installer Package Kaspersky Antivirus. Ikuti secara default. Klik Next.13
  14. Pada connection settings, ikuti secara default port dan SSL port number. Klik Next.14
  15. Tentukan Adminstration Server address. Pada tahap ini, Server Address harus menggunakan  IP Address dan tidak disarankan menggunakan Host Name, hal ini bertujuan agar tidak terjadi conflict antar hostname.15
  16. Masukkan IP Address yang sama dengan sebelumnya. Ikuti secara default port mobile devices. Klik Next.16
  17. Pilih plug-in yang dibutuhkan untuk KSC. Pilih sesuai gambar dibawah ini. Klik Next.17
  18. Instalasi KSC selesai. Klik Start Administration Console untuk melanjutkan                 ke tahap selanjutnya.   18
  19. Pada tampilan ini, klik Next.19
  20. Pada tampilan ini pilih Load from key file.20
  21. Pilih license key yang tersedia.21
  22. Centang pada Automatically deploy to managed computers. Klik Next.22
  23. Tampilan KSN Statement. Pilih I Accept the terms of the License Agreement.23
  24. Pada tampilan ini, ikuti dalam kondisi default. Klik Next.24
  25. Tampilan konfigurasi email yang digunakan sebagai pemberitahuan jika ada event yang ada pada KSC. Klik Next.25
  26. Lakukan test mail untuk memastikan SMTP sudah di set dengan benar. Klik Next.26
  27. Tampilan KSC Participation Statement. Pilih I accept the terms of participants in KSN. Klik OK27
  28. Tampilan trusted zone, ikuti sesuai kondisi default. Klik OK.28
  29. Kondisi saat ini internet di server KSC tanpa menggunakan proxy, hilangkan tanda centang use proxy server dan klik Next.29
  30. Proses konfigurasi KSC selesai. Klik Finish.30
  31. Jalankan Kaspersky Security Center dari start menu Windows Server. Masuk ke Administration Server KSC -> klik tab Policies -> klik kanan pada Kaspersky Endpoint Security Service Pack 1 for Windows, pilih Properties.31
  32. Pada tampilan ini masuk ke menu Firewall, pada bagian sebelah kanan klik Settings. [Configure rules for Application Privilege Control in the operating system.32
  33. Masuk ke tab Network packet rules. Ikuti seperti gambar dibawah ini. Klik OK.32
  34. Kembali ke menu KES properties, pilih Anti-virus protection -> General Protection Settings. Pada bagian sebelah kanan, klik Settings… 34
  35. Pastikan Object for detection seperti tampilan berikut ini.35
  36. Kembali ke menu KES properties, tampilan File Anti-Virus.36
  37. Tampilan Network Attack Blocker.37
  38. Tampilan System Watcher38
  39. Tahap selanjutnya yaitu Application Settings. Kembali ke menu KES properties -> Advanced Settings ->  Pada bagian kanan, pilih Quick Scan dan centang pada Maximum removable drive size : 16096 MB.Tujuannya, setiap usb storage yg mempunyai kapasitas maksimal 16 GB akan otomatis di scan.39

  40. Masih di KES properties, masuk ke Advanced Settings -> Interface -> Centang pada enable password protection dan klik Settings… masukkan password. Langkah tersebut bertujuan agar setiap aktivitas yang di lakukan diluar hak akses client harus melalui password (termasuk disable policy, protection dan uninstall). 40

  41. Tahap selanjutnya membuat Group agar lebih mudah manage user berdasarkan departemen. Jalankan KSC Console -> Klik kanan pada Managed computers -> New -> Group.41
  42. Selanjutnya membuat task  untuk Push Install Kaspersky Endpoint Security 10 ke PC Client.  Masuk ke Remote Installation -> Klik kanan pada Installation package -> New – Installation Package.42
  43. Pilih KES 10 for Windows. Klik Next.43
  44. Add product key dan klik Next.44
  45. Tambahkan user admin untuk proses instalasi (Push Install) ke client.45
  46. Selanjutnya membuat task Push Install Kaspersky Security Agent ke PC Client. Pilih Installer package Kaspersky Security Center Network Agent. Klik Next.46
  47. Tambahkan user admin KSC yang akan di gunakan untuk proses Push Install ke PC Client (disarankan admin se-level dengan admin domain). Klik Next.47
  48. Pada tampilan ini pilih Do not restart the computer dan klik Next.48
  49. Untuk menjalankan task yang sudah dibuat, klik kanan pada PC Client dan klik Run Task, pilih task Kaspersky Security Agent.4949b

     

     

     

     

     

     

     

     

  50. Tahap selanjutnya adalah membuat Scan Exclusions, tujuannya untuk membuat pengecualian terhadap aplikasi yang tidak akan di Automatic Scan oleh KAV. Masuk ke KES properties -> Anti-Virus protection -> General Protection Settings -> Pada bagian kanan klik Settings…50
  51. Pada tampilan ini klik Add dan masukkan path program yang akan dibuat exclusions.5151b51c51d
  52. Tahap terakhir adalah membuat installer package, tujuannya agar installer package ini bisa di akses dari folder sharing jika proses push install gagal di lakukan dan harus melalui onsite (kunjungan langsung ke user). Masuk ke KES properties -> Remote Installation -> Installation Packages -> Klik kanan pada Kaspersky Endpoint Security 10 for Windows -> Pilih Create Stand-alone installation package.52
  53. Ikuti seperti tampilan dibawah ini. Klik Next.53
  54. Tentukan lokasi PC Client yang sudah terinstall. Ikuti seperti kondisi default.         Klik Next. 54
  55. Informasi lokasi installer package. Ikuti dalam kondisi default. Klik Next.55
  56. Tahap selanjutnya adalah opsional jika ada kebutuhan untuk membuat Kaspersky Security Center di cabang, biasa di sebut Slave. Untuk membuat koneksi dari KSC Master ke Slave, klik kanan pada Administration Server -> Slave Administration Server. 56
  57. Masukkan  IP Address dan beri centang pada “Master Administration Server will connect to slave Server (to support DMZ).57
  58. Masukkan nama server KSC Slave. Klik Next.58
  59. Pada tampilan ini, ikutin dalam kondisi default. Klik OK.59
  60. Koneksi KSC Master dengan Slave sudah OK. Klik Finish.60

Dengan demikian proses instalasi Kaspersky Security for Business – Advanced selesai. Semoga bermanfaat :).

 

 

 

 

 

Advertisements

13 thoughts on “Instalasi Kaspersky Security Center Administration Server

  1. Pingback: Konfigurasi Kaspersky Master Dengan Slave | Infrastructure Solutions

  2. Dear Mas Faisal,

    Saya mau nanya tentang spesifikasi PC yang dibutuhkan untuk running KSC. Spesifikasi PC yang seperti apa tepatnya untuk bisa running KSC dengan jumlah user sekitar 500an (PC+Laptop) ?

    • IP beda segmen tetep bisa baik itu utk client maupun utk slave server. Khusus utk slave server sesuai dengan pembahasan, harus menggunakan sertifikat dari master server dan jg ada beberapa settingan tambahan pada link ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s