Cara Membuat Partitioned View di SQL Server 2008

Sebagai pengguna database SQL Server 2008, terkadang perkembangan data yang semakin bertambah, menyebabkan proses data ataupun query untuk menampilkan report terkesan lambat. Adapun fitur dari SQL Server 2008 yang dapat kita gunakan adalah “Partitioned View”. Agak sedikit aneh :), karena partisi biasanya digunakan untuk membagi kapasitas harddisk pada Disk Management Windows.

Dalam hal ini, Partitioned View digunakan untuk mempermudah user dalam mengakses data yang ingin di tampilkan. Sebagai contoh, jika kita mempunyai data selama 3 tahun, maka data tersebut bisa kita pecah menjadi 3 bagian sesuai dengan tanggal yang sudah di tentukan. Dengan tips tersebut, proses pencarian data akan semakin cepat di akses. Berikut langkah-langkah proses pembuatan Partioned View :

1. Langkah pertama, jalankan SQL Management Studio -> Klik kanan pada database yang akan dibuat partitioned view -> Pilih Properties.

Partitioned View

2. Pada tampilan ini, pilih menu Filegroups dan klik Add.Partitioned View

3. Sebagai contoh, kita buat 3 filegroups berdasarkan tahun.Partitioned View

4. Selanjutnya masuk ke menu Files, buat logical name dengan keterangan sebagai berikut :

Logical Name : FG_TransactionLog_(Tahun)

File Type        : Row Data

File Group      : FG_TransactionLog_(Tahun)

File Name       : FG_TransactionLog_(Tahun).ndf

Untuk field yang lain, biarkan dalam kondisi default.Partitioned View

5. Tahap selanjutnya, kembali ke database terkait -> pilih table yang akan di partisi -> Klik kanan dan pilih storage -> Create Partition…

Partitioned View

6. Pada tahap ini, klik Next.

Partitioned View

7. Kemudian pilih field yang akan di gunakan sebagai acuan untuk Partitioned View (disarankan memilih CreatedDateTime) -> Pilih Next.

Image

8. Pada tahap selanjutnya, membuat partisi untuk function. Pilih New partition function -> Sebagai contoh, beri nama fn_TransactionLog -> Klik Next.

Partitioned View

9. Kemudian, membuat partisi untuk schema. Pilih New partition schema -> Sebagai contoh, beri nama sch_TransactionLog -> Klik Next.

Partitioned View

10. Selanjutnya masuk ke wizard Map Partitions. Pada range, pilih Left Boundary. Pilih filegroups yang sudah dibuat sebelumnya dan sesuaikan tanggal & waktu seperti gambar berikut. Dan klik Next.Partitioned View

11. Pada Output Options, kita diberikan pilihan untuk menjalankan proses partition view bisa melalui Script, Run Immediately dan Schedule. Sebagai contoh, kita pilih Run Immediately. Klik Next.Partitioned View

12. Berikut adalah summary dari hasil konfigurasi, klik Finish.Partitioned View

13. Proses pembuatan Partitioned View selesai. Klik Close. Semoga bermanfaat 🙂Partitioned View

Advertisements

2 thoughts on “Cara Membuat Partitioned View di SQL Server 2008

  1. Mas Bro … mau tanya nih, kok menu storage nya ditempat saya ga ada ya (
    5. Tahap selanjutnya, kembali ke database terkait -> pilih table yang akan di partisi -> Klik kanan dan pilih storage -> Create Partition… )
    mohon bantuanya … terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s