SQL Clustering Pada Windows Server 2008 R2 (Part. 5 – Selesai)

Pada bagian ini kita akan melakukan proses instalasi dan konfigurasi SQL Server untuk server NODE01 dan NODE02.

1. Langkah awal, jalankan setup SQL Server di server NODE01. Pilih Installation -> New SQL Server failover cluster installation.SQL Cluster

2. Klik Next pada Setup Support Rules. Pastikan semua rule statusnya ‘Passed.SQL Cluster

3. Masukkan Product Key, klik Next.SQL Cluster

4. Pilih I accept the licence terms. Klik Next.SQL Cluster

5. Klik Instal pada Setup Support Files.SQL Cluster

6. Pada Setup Support Rules, pastikan semua rule statusnya ‘Passed’ dan tidak ada failed. Klik Next.SQL Cluster

7. Selanjutnya pilih fitur Database Engine dan Management Tools – Basic. Untuk fitur lain bisa ditambahkan sesuai dengan kebutuhan sistem. Klik Next.Image

8. Beri nama SQL Cluster Network Name : CLUSTESTSQL. Klik Next.SQL Cluster

9. Summary mengenai Disk Space Requirements, klik Next.SQL Cluster

10. Pada tahap ini, ikutin dalam kondisi default. Klik Next.SQL Cluster

11. Pilih Cluster Disk 1 dan 2. Kedua disk ini merupakan drive Data (E:) dan Log (F:) yang nantinya akan digunakan oleh SQL Server. Klik Next.SQL Cluster

12. Buat IP Static : 10.1.1.65 dan subnetmask : 255.255.255.0 untuk cluster network. Klik Next.SQL Cluster

13. Pada tampilan ini, klik Next.SQL Cluster

14. Masukkan service account dan password untuk SQL Server. Klik Next.SQL Cluster

15. Klik Add current user untuk menambahkan user account untuk mengakses SQL Management. Klik Next.SQL Cluster

16. Klik Next.Image

17. Pada Cluster Installation Rules, pastikan semua status ‘Passed’ dan tidak ada failed. Klik Next.SQL Cluster

18. Summary instal SQL Server. Klik Next.SQL Cluster

19. Proses instal SQL Server failover cluster di server NODE01 selesai. Klik Next dan Close.SQL Cluster

SQL Cluster

20. Services SQL Server failover cluster di Failover Cluster Manager.SQL Cluster

21. Selanjutnya kita akan menambahkan node untuk SQL Server failover cluster di server NODE02. Langkah-langkahnya hampir sama dan tidak jauh berbeda dengan proses instalasi di NODE01. Jalankan setup SQL Server -> Pilih Installation -> Add node to a SQL Server failover cluster. SQL Cluster

22. Pada Setup Support Rules, pastikan semua rule statunya ‘Passed’. Klik OK.SQL Cluster

23. Masukkan Product Key, klik Next.SQL Cluster

24. Pilih I accept the license terms. Klik Next.SQL Cluster

25. Klik Install pada Setup Support Files.SQL Cluster

26. Pada Setup Support Rules, pastikan semua rule ‘Passed’ dan tidak ada ‘failed’. Klik Next.SQL Cluster

27. Pilih Instance MSSQLSERVER. Klik Next.SQL Cluster

28. Masukkan service account untuk SQL Cluster failover cluster.SQL Cluster

29. Klik Next.SQL Cluster

30. Berikutnya adalah Add Node Rules, pastikan semua rule statusnya ‘Passed’ dan tidak ada ‘Failed’. Klik Next.SQL Cluster

31. Summary Install Add Node SQL Server failover cluster. Klik Next.SQL Cluster

32. Proses penambahan Node untuk SQL Cluster failover cluster di server NODE02 selesai. Klik Next dan Close.SQL Cluster

SQL Cluster

Proses instalasi dan konfigurasi SQL Clustering selesai, semoga bermanfaat. Jika ada saran dan kritik, ditunggu commentnya 🙂

Advertisements

11 thoughts on “SQL Clustering Pada Windows Server 2008 R2 (Part. 5 – Selesai)

  1. mas Firman berapa bandwith internet yang dibutuhkan untuk implementasi SQL pada windows server 2008 ? bisa ndak sql server node backup dijadikan untuk aplikasi Publication untuk replikasi ? terima kasih

  2. Terima kasih mas dwi atas pertanyaannya. Mengenai bandwith internet, yang saya tau sepertinya utk implementasi sql clustering tidak membutuhkan koneksi internet. Hanya perlu koneksi local (LAN) saja mas antar dua server (node1 & node2). Utk pertanyaan selanjutnya, node backup dalam sql clustering berada dalam status “passive”, karena ketika ada failover, node backup tersebut baru akan “active”, ketika node1 mengalami down pada systemnya. Jd utk proses replikasi, node backup tidak bisa digunakan. Namun jika mas dwi menginginkan proses replikasi utk sql clustering, ada baiknya bisa menggunakan database mirroring. Singkatnya ‘Clustering yang di Mirroring’, duh bingung nyebutnya :). Agar lebih jelas mengenai database mirroring, silahkan di baca postingan saya mengenai database mirroring.

    • mas fachri, kegunaan sql clustering itu untuk High Availablity, artinya untuk menghindari kerusakan pada database server. Dalam hal ini sql clustering menggunakan 2 server (active-passive), apabila server yang sedang active mengalami kegagalan pada system, maka dengan otomatis server yang dalam kondisi passive akan up dalam rentang waktu beberapa detik. Sehingga user tidak terlalu lama menunggu proses downtime dengan adanya sql clustering. Semoga bisa membantu. Maap baru bales 🙂

  3. mas faisal rahman, untuk sql clustering, apa passive node bisa melakukan update terhadap database di active node? sehingga ketika passive node recovery database pada active node tetap sama, ketika terjadi down?

    • Mas Yosika, sesuai pengalaman yang saya temui, passive node tidak bisa melakukan kegiatan apapun (termasuk update delete insert). Hal ini dikarenakan server passive node service sqlnya tidak akan running selama Active Node tidak mengalami gangguan atau down pada system. Jika active node mengalami gangguan dan sampai down, maka secara otomatis dalam rentang wktu beberapa detik, database dan aplikasi yang ada di active node akan berpindah ke passive node dalam keadaan utuh dan tidak di perlukan lg proses recovery database.

  4. Salam Kenal Mas Faisal, apakah setting Fail Over ini bisa di terapkan di database yang ada setting Replikasinya, misal di masing2 server Subcription dan Server Publication misalkan masing2 server dibuat 3 node bisa atau tidak ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s