SQL Clustering Pada Windows Server 2008 R2 (Part. 3)

Pada tahap ini, kita akan melakukan konfigurasi Failover Cluster Manager di kedua server (NODE01 dan NODE02), dimana fitur tersebut bisa di instal melalui Server Manager yang ada pada Windows Server 2008 R2.

1. Langkah awal, kita perlu menambahkan role untuk Application server dan fitur untuk Failover Clustering. Masuk ke server 2 (NODE01), klik Start Menu -> Administrative Tools -> Server Manager.

SQL Cluster

2. Selanjutnya, klik kanan pada Roles -> Add Roles.

SQL Cluster

3. Pada tampilan ini klik Next.

SQL Cluster

4. Pilih Role Application Server, maka akan ada tampilan dialog box mengenai instal .net framework. Klik Add Required Features. SQL Cluster

SQL Cluster

5. Klik Next.

SQL Cluster

6. Pada bagian Role Services, beri tanda centang pada Incoming Remote Transactions dan Outgoing Remote Transactions. Klik Next.SQL Cluster

7. Tampilan Summary yang akan di instal. Klik Instal.

SQL Cluster

8. Proses instal role Application Server selesai. Klik Close.

SQL Cluster

9. Masih di server 2 (NODE01), kita akan menambahkan fitur Failover Cluster Manager. Masuk ke Server Manager, klik kanan pada Features -> Add Features.SQL Cluster

10. Beri centang pada feature Failover Clustering. Klik Next

.SQL Cluster

11. Klik instal.

SQL Cluster

12. Proses menambahkan feature Failover Cluster Manager selesai. Klik close.Image

Lakukan langkah yang sama (No. 1 sampai dengan 12) untuk server NODE02.

13. Selanjutnya kita akan ke tahap pembuatan Cluster di Windows server. Masih di server NODE01, masuk ke Start Menu -> Administrative Tools -> Failover Cluster Manager.SQL Cluster

14. Klik kanan pada Failover Cluster Manager, pilih Validate a Configurations…Image

15. Pada wizard ini, klik Next.

SQL Cluster

16. Pada langkah berikut ini, pastikan kedua server (NODE01 & NODE02) sudah terinstal role Application Server Distributed Transactions (DTC) dan feature Failover Clustering. Dan pada tampilan ini, tambahkan kedua server tersebut dan klik next.

SQL Cluster

17. Pilih Run all tests  (recommended). Klik Next.

SQL Cluster

18. Tampilan konfirmasi untuk proses validasi clustering. Klik Next.

SQL Cluster

19. Proses validasi Failover Cluster sukses. Klik Finish.

SQL Cluster

Pastikan pada wizard ini semua berjalan dengan sukses (tanda centang hijau). Jika masih ada salah satu validasi yang gagal, dicoba lagi sampai benar-benar sukses dan tidak ada warning/error.

SQL Cluster

20. Setelah menjalankan proses validasi, kita lanjutkan ke tahap pembuatan cluster. Klik kanan pada Failover Cluster Manager -> Pilih Create a Cluster…

SQL Cluster

21. Pada tampilan ini, klik Next.

SQL Cluster

22. Masukkan kedua server (NODE01 & NODE02). Klik Next.

SQL Cluster

23. Masukkan Cluster Name : “clustertest” dan IP-nya : 10.1.1.53. Klik Next.

SQL Cluster

24. Pada tampilan ini klik Next.

SQL Cluster

25. Proses pembuatan cluster di window server selesai.

SQL Cluster

SQL Cluster

Pada pembahasan selanjutnya, kita akan membahas tentang proses pembuatan Quorum Disk dan MSDTC Disk di Failover Cluster Manager.

Advertisements

2 thoughts on “SQL Clustering Pada Windows Server 2008 R2 (Part. 3)

  1. Salam Kenal Mas Faisal, apakah setting mirroring ini bisa di terapkan di database yang ada setting Replikasinya, misal di masing2 server Subcription dan Server Publication misalkan masing2 server dibuat 3 node bisa atau tidak ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s